Bercinta tidak harus dilakukan dengan tindakan dua orang memejamkan mata, atau di setting suasana gelap. Pada dasarnya, seks merupakan aktivitas di mana dua orang secara emosional terhubung secara fisik. Maka yang perlu ditegaskan adalah bagaimana fisik Anda dan pasangan dapat tereksplor jelas satu sama lain. Memang terkesan romantis suasana remang nan syahdu ala film-film tema cinta yang biasa Anda saksikan. Tetapi pernahkah Anda mencoba seks dengan lampu menyala?
Menurut sebuah studi baru, paparan cahaya lampu yang terang akan meningkatkan hormon testosteron pria yang juga berdampak pada kepuasan yang dihasilkan secara lebih. Kondisi ini bisa mencapai 3 kali lipat daripada mereka yang melakukan seks dengan lampu dimatikan. Dalam penelitian tersebut, peneliti dari University of Siena di Italia merekrut 38 orang pria dengan kriteria libido rendah. Penelitiannya dilakukan dengan cara, para laki-laki tersebut di tes duduk dalam sebuah ruangan bercahaya terang selama setengah jam, setiap hari selama dua minggu. Nah, pada akhir penelitian, para laki-laki yang terkena paparan cahaya selama dua minggu nyatanya menghasilkan hormon testosteron dengan kadar yang lebih tinggi.
Bagaimana? Apa Anda tertarik menyalakan lampu ketika melakukan seks? Ada beberapa alasan lain yang bisa meyakinkan Anda untuk melakukan seks dengan lampu menyala. Simak beberapa penjelasan di bawah ini.
1. Menambah keintiman
Ketika lampu dimatikan Anda dapat melihat seluruh bentuk tubuh pasangan. Anda juga tidak perlu salah menyentuh bagian tubuh pasangan yang Anda ingin eksplor. Tatapan mata pasangan Anda juga dapat menjadi info kenikmatan yang Anda berikan, dengan begitu Anda tahu apa yang pasangan inginkan lewat tatapan dan ekspresi saat bercinta, yang tentu tidak bisa Anda dapatkan dengan pencahayaan minim.
2. Akan lebih mudah mencapai orgasme
Pria adalah makhluk visual, maksudnya mereka akan cepat terangsang jika terdapat objek jelas yang dapat membuat orgasme mereka cepat terselesaikan. Pada lekukan pinggang, payudara, bibir, bahkan vagina yang terlihat jelas karena lampu yang menyala, dijamin Anda akan segera sampai pada puncak kenikmatan bersama pasangan.
3. Anda tidak perlu khawatir pasangan Anda berfantasi dengan orang lain
Jika Anda suka khawatir dengan imajinasi pasangan Anda saat berhubungan seks dalam gelap, dengan kamar yang terang benderang hal itu bisa diminimalisir. Pasalnya, saat Anda melakukan seks di cahaya terang, pasangan anda mau tak mau melihat sosok Anda secara jelas. Semua gerakan, hentakan, bahkan ekspresi wajah Anda yang satu-satunya akan dihadapi pasangan. Sehingga hanya ada diri Anda dalam fantasinya.
4. Anda bisa lebih percaya diri
Khusus wanita, ketika melakukan seks dengan keadaan terang inilah saatnya Anda menunjukkan siapa diri Anda. Maksudnya adalah, Anda tidak perlu menutupi selulit, bekas luka, atau jerawat pada wajah Anda. Keadaan ini dapat membangkitkan kepercayaan diri Anda dalam sekejap. Laki-laki ketika berada di ranjang umumnya tak peduli dengan “lukisan” di tubuh Anda, karena yang dipedulikan hanya bagaimana usaha untuk memuaskan Anda.
5. Tidak takut salah posisi
Dengan lampu yang menyala, Anda tidak perlu takut salah posisi atau salah menggapai bagian tubuh pasangan. Posisi-posisi yang sulit dilakukan pun akan lebih mudah dilakukan karena Anda bisa melakukan penetrasi tepat dan cepat. Anda juga dapat bergerak secara leluasa ke arah manapun pada tubuh pasangan yang ingin Anda eksplor, sehingga seks Anda terasa lebih menyenangkan.
6. Menambah adrenalin serta menghindari cedera
Lampu yang menyala pada kamar Anda akan membuat siluet romantis bersatunya tubuh Anda dengan pasangan. Pernahkah terbayangkan jika tetangga atau orang di kamar sebelah menyaksikannya? Menegangkan bukan? Dengan begitu adrenalin Anda akan terpacu pada sensasi lampu yang terang benderang. Anda juga bisa menghindari cedera satu sama lain dengan tujuan meningkatkan mood bercinta pasangan Anda (Sumber:
https://hellosehat.com)