RUTENG, SUARAFLORES.COM,-Pada tahun 2025 akan datang Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) merencanakan membangun Kantor Samsat di Balai Benih Ikan (BBI) Ka Ruteng. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Manggarai, Hendrikus Syukur, S.Pi, Kamis (12/12/2024) di Ruteng.
BBI yang terletak di kampung Ka, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai itu adalah aset milik Pemprov NTT yang selama ini dikelola oleh Dinas Perikanan Kabupaten Manggarai.
“Aset itu sudah lama dipakai oleh Pemkab Manggarai. Mungkin sudah puluhan tahun,” aku Kadis Hendrik.
Kiat akbar Pemprov NTT itu dibuktikan dengan kedatangan Sekda NTT, Kosmas Damianus Lana pada September 2024 bersama Kabid Aset Pemprov NTT ke BBI Ka sekaligus melakukan survei lokasi. “Sekda NTT sudah turun langsung ke lokasi,” sembari menambahkan juga akan membangun kantor lainnga karena luasnya sehektar lebih.
Benih Ikan.
Terkait benih ikan di BBI Ka, jelas Kadis Hendrik, pihaknya sudah memindahkannya ke BBI Rowang.
“Di BBI Ka kami mendapat PAD sebanyak Rp400 jutaan per tahun. Kalau dihitung dengan BBI Ponggeok, BBI Rowang, tambak Nanga Woja dan kolam Dalo, jumlah penerimaan sebesar Rp873.500.000,-.
Penambahan BBI.
Dirinya mengaku, Dinper punya kiat untuk membangun BBI baru hanya terkendala di lahan. “Kami mau bangun baru tetapi persoalan lahan tidak ada. Selain lahan perlunya ketersediaan air. Air minimal harus terus mengalir,” terangnya.
Ditanya soal apakah kiat beternak udang dan kepiting, dirinya mengaku hal itu belum bisa dilakukan.
“Kami memanfaatkan Nanga Woja dan kolam Dalo untuk ikan konsumsi. Tahun 2025, di Nanga Woja akan dibuatkan kerambah ikan tepat di tengah-tengah tambak itu,” tutupnya singkat. (Melky/sfc)