SUARAFLORES.NET,–Mantap musiknya, enak lagu-lagunya dan sangat menghibur pengunjung. Kok bisa ya di tengah Kampung Lamanele Pulau Adonara ada dentuman live music dari sebuah cafe yang didesain seorang anak muda Lamanele, Gusti Mukin yang membangun cafe dengan gaya cafe-cafe di kota besar seperti Jakarta. Begitulah kira-kira kesan pertama saat menginjakkan kaki di pelataran G.Mukin Cafe.
Daya tariknya begitu kencang hingga membuat setiap mata yang melihat dan telinga yang mendengarnya selalu ingin datang. Sama halnya dengan Suara Flores.Net yang menyambangi G.Mukin Cafe, Rabu, (27/2/2019) malam. Suasananya betul-betul menggagetkan karena sajian life musiknya yang sangat menghibur banyak orang muda yang ada saat itu.
“Kampung Lamanele sepertinya tidak pernah bertemu malam hari dan tak pernah tidur sejak hadirnya G.Mukin Cafe. Setiap hari selalu ada hiburan life musik. Apalagi saat memasuki malam minggu, banyak tamu yang datang manggung. Tapi, warga di sini sangat mendukung. Sebab, dengan adanya G.Mukin Cafe dan Live Music, minat orang muda terhadap musik juga berkembang,”ujar Stefanus Witak salah satu personil saat obrolan bersama SuaraFlores.Net.
Ia juga membenarkan banyak manfaat positif yang dipetik seperti banyak tamu datang sehingga pemasukan juga terus.naik, termasuk untuk warga lainnya yang berjualan. Kemudian, juga menjadi ajang bina bakat anak muda dan mempromosikan potensi-potensi desa. Dimana ketika banyak orang yang datang, tentunya mulai mengenal Adonara dan potensinya. Sehingga bisa membuka ruang masuk bagi para investor untuk berinvestasi.
Pemilik G.Mukin Cafe & Life Musik, Gusti Mukin saat ditemui Suara Flores.Net mengaku senang bisa dikunjungi media. Pasalnya, dia sangat menaruh harapan agar G.Mukin Cafe & Life Musik miliknya suatu saat bisa go public. “Iyah, saya sangat senang bisa bekerjasama dengan media. Saya mohon bantuannya untuk bisa mediakan karya saya ini,”pungkas Institut Kesenian Jakarta (IKJ tahun2017 ini penuh semangat.
Ia menceritakan jika G.Mukin Cafe & Life Musik ini merupakan hasil nyata dari bekal ilmu yang diperolehnya sejak studi di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Dirinya, bahkan menolak tawaran menjadi dosen di beberapa kampus, termasuk Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang karena ingin fokus punya usaha mandiri di bidang musik.
Akhirnya, pada tahun 2017, Gusti Mukin berhasil membangun G.Mukin Cafe & Life Musiknya. Kini, sudah banyak pihak yang datang manggung, termasuk dari Jakarta, lalu ada Fajar Band dan Group Band lainnnya di Adonara, Lembata dan Larantuka. Tarifnya, per jam Rp.50 ribu.
“Alat Musik, makanan dan minuman sudah disiapkan, termasuk kostumnya. Tinggal manggung saja,”ujar Gusti santai. Anak muda kreatif ini berkomitmen terus bergerak maju dengan usahanya ini. (Roberth/SFN)